Pangdam VI/Mlw Tutup TMMD Ke-99 di Tanah Laut

Korem 101/Antasari 02/08/2017

Pelaihari. Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) reguler Ke-99 Tahun 2017 di Kodim 1009/Pelaihari Kabupaten Tanah Laut selama 30 hari dalam rangka membantu Pemda mempercepat pembangunan di daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan Kemanunggalan TNI Rakyat. Ditutup langsung oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji, S.IP., M.M.. Upacara penutupan dilaksanakan di Lapangan SDN Desa Sambangan Kecamatan Bati-Bati, Rabu (2/7).

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pangdam diantaranya berpesan kepada para prajurit TNI dan masyarakat untuk selalu memelihara kebersamaan dan kemunggalan TNI bersama rakyat. “Jangan mudah terprovokasi yang dapat memecah belahkan persatuan dan kesatuan bangsa, selalu melestarikan semangat gotong royong karena gotong royong adalah nilai luhur bangsa Indonesia yang diwariskan oleh generasi ke generasi.

Ditambahkannya, dalam pencapaian program sasaran fisik juga diimbangi dengan pencapaian pada sasaran non-fisik berupa penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat diantaranya tentang Bela Negara dan Ketahanan Nasional. Pembangunan non fisik sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi Bangsa yang dilancarkan melalui Proxy War berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas serta isu bangkitnya kembali komunisme baru, paham radikalisme, kelompok yang anti Pancasila dan lain sebagainya yang semuanya dapat mengancam stabilitas Ketahanan Nasional Indonesia.
Oleh karenanya TMMD ini adalah salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah, utamanya upaya cegah dini dan deteksi dini terhadap berbagai ancaman yang melemahkan persatuan dan kesatuan NKRI.

Dan berharap “Semoga hasil program TMMD ini bisa dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat dalam kurun waktu panjang,”jelas Pangdam. Hal penting lainnya yang diingatkan Pangdam adalah harus adanya evaluasi terhadap kinerja TMMD. Hal ini diperintahkan kepada Komandan Satgas TMMD.

Dari data yang dipaparkan seluruh pekerjaan TMMD sudah terealisasi 100 persen. Dimana selama 30 hari prajurit TNI dan masyarakat melakukan gotong royong membuat pelebaran dan perkerasan jalan 6 meter non aspal sepanjang 2.500 meter, pembuatan siring, rehab masjid Raudatul Mutaqin. Serta rehab TK Al Qur`an, kemudian bedah rumah di Desa Sambangan, semua tercapai 100 persen.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut yang diwakili Sekda mengatakan program TMMD ini akan berjalan secara reguler, yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dimasa mendatang.

Setelah acara upacara dilanjutkan peninjauan sasaran TMMD dengan didampingi Kabinda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, Para Asisten Kasdam VI/Mulawarman dan Sekda Kabupaten Tanah laut serta para perangkat Desa setempat. (Penrem 101/Ant)

Tentang Penulis