Mulawarman Peduli Kesehatan di HUT ke 73 Persit Kartika Chandra Kirana

Banjarmasin.            Kanker serviks merupakan penyakitkan kanker dengan morbiditas tertinggi di Indonesia dan setiap tahun terus mengalami peningkatan kasus baru serta kematian. Upaya paling efektif untuk menurunkan kasus kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA). Kesadaran masyarakat khususnya kelompok Wanita Usia Subur (WUS) untuk melakukan pemeriksaan IVA masih rendah. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penyadaran kepada masyarakat melalui penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan pemeriksaan IVA

Untuk itu, Bertempat di Kodim 1007/Banjarmasin di adakan sosialisasi kanker servik dan pemeriksaan IVA dalam rangka HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana 2019. Persit KCK Koocab Rem 101 PD VI/Mulawarman bekerjasama dengan Dinas kesehatan Provinsi Kalsel mengadakan sosialisasi Kanker servik dan pemeriksaan IVA gratis untuk anggota Persit sejajaran Korem dan Balak Korem 101/Antasari. Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 101 PD VI/Mularman, Ketua Persit Cabang 1007/Banjarmasin, Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 101, para Ketua Anak Ranting dan anggota Persit sejajaran Korem 101/Antasari.

Dalam sambutan Ketua Persit  Koorcab Rem 101 PD Vl/Mulawarman yang dibacakan oleh Wakil Ketua bahwa “Pentingnya pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini gejala kanker servik dan SADANIS untuk mendeteksi keberadaan kanker payudara pada wanita, deteksi ini merupakan skrining awal untuk mengetahui kondisi para wanita yang berpotensi mengidap kedua penyakit mematikan tersebut, kanker servik dan kanker payudara merupakan kanker terbanyak yang diderita oleh perempuan bahkan masuk dalam 10 daftar penyebab kematian di Indonesia, angka penderita kanker diseluruh disunia meningkat dari tahun ke tahun, sekitar 70 persennya menyerang Negara berkembang, guna mencegah munculnya penyakit ini dengan melakukan serangkaian pemeriksaan rutin seperti Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara Klinis

(SADANIS)” sebutnya

Sosialisasi kanker servik yang di bawakan oleh dr. Dewi Yuliani dari Dinas Kesehatan Kalsel menjelaskan bahwa “Kanker servik merupakan penyebab kematian nomer satu ditanah air pada perempuan hingga perlu diwaspadai. Terlebih, seringkali, gejala baru muncul ketika telah memasuki fase stadium akhir” ungkapnya.

Post Author: Korem 101 Antasari

Lelaki. Kota Banjarbaru. Kalimantan Selatan