FKUB DAN MASYARAKAT SERTA OKP MENOLAK SARA DAN POLITIK PROVOKATIF

MARTAPURA- Dandim 1006/ Mtp melalui Plh.Perwira Staf Teritorial Kapten Inf Kurmanto menjadi pembicara dalam acara silaturahmi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Tokoh Agama dan Masyarakat, Pemerintah serta sejumlah Organisasi Kepemudaan sekabupaten Banjar di aula Kantor Kesbangpol Lantai III Martapura Rabu 19/9.

 

Acara yang di selenggarakan oleh Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kab Banjar di buka Asisten I Bupati Bidang Pemerintahan Zainuddin mengatakan Kegiatan silaturahmi ini sebagai wujud Komitmen bersama pemerintah dalam Benjamin rasa am an menjaga stabitas sosial politik di masyarakat serta mencegah terjadinya ketegangan antara politik kedua Capres pendukung.

 

Zainuddin juga mengungkapkan selain dengan kesepakatan bersama dengan tokoh masyarakat, Agama,pemuda serta OKP yang ada di Kabupaten Banjar dapat menolak  segala bentuk Aksi dan kegiatan politik Isu SARA gerakan provokatif memecah belah rasa kebersamaan diantara Masyarakat.

 

Berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut berfartisipasi Aktif dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 yang bersih  sehat dan jujur Dihadapan para pesrta temu silaturahmi Kapten Inf Kurmanto menuturkan dalam menjaga menjamin rasa am an dan stabilitas sosial politik masyarakat peran tokoh agama sa­ngat vital dalam mewujudkan Pileg dan Pilpres berlangsung aman dan kondusif serta menghindari terjadinya gesekan.

“Tokoh agama diminta menyampaikan informasi yang tepat dan benar, sehingga kita bisa hidup damai, jangan ada pihak yang merasa paling benar,” ungkapnya Iya mengajak semua tokoh agama mengantisipasi potensi gangguan ancaman, baik sebelum Pilpres maupun sesudah

 

Hal ini bertujuan  untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, maka jangan ada gesekan meski beda pilihan. “Kita satu bangsa, satu tanah air, kita tetap bernegara, ja­­ngan sebarkan berita hoax. Kroscek dulu kebenaran  infor­masi yang didapat, jangan langsung share, karena ini bisa me­nim­bul­kan potensi gangguan keamanan,” katanya.

Post Author: Korem 101 Antasari

Lelaki. Kota Banjarbaru. Kalimantan Selatan