KASDIM 1002/BARABAI, MEWASPADAI DAN MENGATISIPASI SERTA CEGAH SECARA DINI CYBER NARCOTERORISM

Barabai,(12/7/2018), Seluruh anggota dan PNS Kodim 1002/Barabai melaksanakan upacara 17-an dengan inspektur upacara Kepala Staf Kodim 1002/Barabai Mayor Inf H. Pahrijani dilapangan apel Makodim 1002/Barabai Jl. Telaga Padawangan Barabai.

 

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh inspektur upacara bahwa seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism” kelompok ini mengunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunaan narkoba yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

 

Kejahatan lintas Negara ini menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia. Kelompok Cyber Narcoterorism menggunakan berbagai situs seperti Youtube, twiter dan facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi. Untuk itu cara yang paling efektif dalam melakukan aksi yang diinginkannya, kita harus mewaspadai dan mengantipasi serta mencegah secara dini”Cyber Narcoterorism” yang menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi  musuh bangsa-bangsa di dunia.

 

Sebelum mengakhiri amantnya inspektur upacara membacakan atensi Panglima TNI pada upacara 17-an bulan Juli 2018 diantaranya yang pertama, senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuha YME sebagai landasan moral, etika dan kepribadian dalam rangka mengemban tugas sebagai prajurit dan PNS TNI, Kedua, amalkan secara nyata setiap butir nilai “Delapan Wajib TNI, dala pelaksanaan tugas di tengah masyarakat yang sedang banyak mengalami banyak cobaan, Ketiga Jaga dan tingkatkan soliditas, solidaritas Prajurit dan PNS TNI, baik internal satuan maupun antar Angkatan sebagai pondasi terwujudnya soliditas dan solidaritas Nasional. Keempat bagi setiap komandan satuan agar meningkatkan pembinaan satuan dengan mengedepankan “kepemimpinan lapangan” yang penuh simpati, keteladanan dan pengayoman terhadap anak buah dan yang Kelima, budayakan tradisi belajar dan berlatih secara terencana serta mandiri guna meningkatkan kualitas, kapasitas dan wawasan serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang tugas masing-masingsejalan dengan perkembangan tuntutan tugas.