Pangdam VI/Mulawarman Pamitan

 

Banjarbaru, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji menggelar tatap muka sekaligus pamitan kepada seluruh Prajurit, PNS dan Persit se-wilayah Korem 101/Antasari bertemoat di Aula Rindam VI/Mulawarman, Senin (19/3) Dalam pengarahan Pangdam  menyampaikan kepada Prajurit, PNS dan Persit agar selalu mensyukuri apa yang telah dianugerahkan Tuhan Yang Maha Esa atas apa yang diterima oleh kita semua.dan memerintahkan agar prajurit selalu berusaha untuk berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas serta tetap semangat dalam menjalankan tugasnya.

Dalam kesempatan yang sangat sempit Pangdam menyempatkan diri untuk berkunjung ke wilayah Korem 101/Antasari dalam rangka berpamitan kepada jajarannya dimasa penugasan sebagai Pangdam VI/Mulawarman, dalam kesempatan tersebut Pangdam berpesan Jangan melakukan pelanggran, secara mikro pelanggaran prajurit turun cukup signifikan, namun yang menonjol saat ini adalah kwalitas pelanggaran prajurit justru meningkat karena itu pelanggaran prajurit sudah masuk tindak kejahatan. Setiap prajurit harus sibuk meraih prestasi sehingga prajurit akan sibuk dengan kebanggaan atas prestasinya dan otomatis seluruh prajurit sibuk dengan penghormatan yang diraihnya. Kepada Komandan Satuan Saya berpesan untuk selalu mengawasi anggotanya, jika ada perubahan yang tidak baik tolong diingatkan atau ditegur, Secara Psikologis manusia tidak bisa berbohong, maka itu jalinlah komunikasi yang baik untuk itu jalin komunikasi yang baik dengan para anggota.

Dalam pelaksanaan Pilkada Serentak,  seluruh jajaran agar tetap memonitor segala kemungkinan yang terjadi, dengan tetap berpegang pada prinsip “Netralitas” dan jangan sekali-kali  berpihak serta menggunakan asset satuan untuk kepentingan politik praktis.  TNI, Polri dan aparat pemerintah daerah harus solid, jangan ada gesekan antara anggota TNI dengan TNI atau TNI dengan Polri atau bahkan TNI dengan masyarakat.

Selanjutnya Pangdam juga meminta kepada para Anggota untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan berita-berita baik dalam bentuk tulisan maupun video yang belum pasti kebenarannya. Menurut Pangdam, berita tersebut jangan langsung disebarkan atau diviralkan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Saat ini Terorisme, Radikalisme dan Narkoba  serta berita-berita bohong (Hoax) yang berkembang di media sosial menjadi suatu ancaman serius yang bisa melemahkan pertahanan negara. Masalah media sosial yang ramai saat ini, bisa digunakan oleh siapa saja termasuk Tentara, Pegawai Negeri Sipil di lingkungan TNI dan keluarganya. Untuk itu, kita harus waspada dan berhati-hati dalam penggunaan media sosial, dengan tidak mengunggah gambar, foto dan video yang tidak pantas.

Pangdam  juga sangat mengapresiasi dan menyampaikan rasa hormat serta ucapan terima kasih atas keberhasilan Satuan Teritorial  terutama para Babinsa dalam pelaksanaan program Upsus pertanian,  sehingga memperoleh hasil yang signifikan.  Terbukti sampai dengan sekarang Pemerintah belum perlu mengimpor beras dari luar negeri. Namun Pangdam juga meminta maaf terutama kepada para ibu-ibu yang seringkali harus ditinggalkan oleh bapak-bapaknya untuk pergi ke sawah mendampingi para petani, atau bahkan sering kepasar untuk memonitor harga beras, pupuk, obat-obatan pertanian agar tetap stabil.

Kepada istri harus selalu mendukung tugas suami. Keberhasilan seorang suami adalah berkat doa dari istri. Istri dan anak adalah masa depan. “Sesekali Babinsa harus mengantarkan isteri pergi ke pasar karena itu salah satu wujud menjaga komunikasi dan keharmonisan yang baik dalam keluarga, dan keharmonisan rumah tangga sangat berpengaruh terhadap tugas yang diemban suami sebagai seorang prajurit,” lanjut Pangdam

Diakhir pengarahannya secara Pribadi saya beserta keluarga meminta maaf sebesar-besarnya apabila selama ini ada kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja, Kami juga meminta doa restu dalam menjalankan tugas di tempat yang baru. Saya berdoa untuk satuan jajaran Kodam VI/Mlwarman yang berada di Kalimantan Selatan semoga sukses selalu.