Kodim 1005/ Marabahan melaksanakan “Nobar” bersama Aparat Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kab. Barito Kuala

Marabahan, Sabtu (23/09/2017). Dalam menindak lanjuti  perintah dari Komando atas tentang penayangan kembali film Pengkhianatan PKI, Kodim 1005/ Marabahan menyelenggarakan Nonton Bareng Film G 30 S/PKI di Halaman Kantor Bupati Barito Kuala Jl.Pangeran Antasari No.8 Marabahan Kab.Batola Prov Kalsel.
Dalam kegiatan nobar ini di hadiri Bupati Barito Kuala H.Hasanudin Murad SH, Dandim 1005/Mrb Letkol Arh Irwan Setiawan S.I.P.,Kapolres Barito Kuala AKBP Syafril S.I.K., Wakil Bupati Barito Kuala H.Mahmun Kaderi SE.,Kasdim 1005/Mrb Mayor Inf Arifudin S.Ag. Ketua BNN Kab.Batola Bpk Pepsodene, Ketua FK PPI Kab.Batola H.Yakup Kornelius, Ketua PPM Kab.Batola Bpk Khusnul, Ketua AMPI Kab.Batola Hery Sasmita, anggota Kodim 1005/ Mrb dan Warga sekitar Marabahan 1500 Org.
Dalam sambutannya Dandim 1005/Mrb Letkol Arh Irwan Setiawan S.I.P menegaskan bahwa pemutaran film G 30 S/PKI agar para generasi muda kita tahu bahwa bangsa kita dulu pernah terjadi tragedi pemberontakan G 30 S/PKI tahun 1965 yang sangat bejat dan tidak bermoral dan membunuh rakyat indonesia serta para Jendral TNI selain itu PKI mau merubah Ideologi Pancasila menjadi paham Komunis. Tujuan pemutaran film G 30 S/PKI salah satunya adalah agar Bangsa Indonesia lebih waspada serta jangan sampai kejadian yg dulu terulang kembali, mari sama-sama kita menjaga agar negara ini selamat dari paham komunis.
Sambutan Bupati Barito Kuala menyampaikan bahwa “Pemutaran film G 30 S/PKI bertujuan untuk mengenang kembali tragedi G 30 S/PKI supaya generasi muda mengetahui dan mengerti bahwa bangsa kita pernah terjadi pemberontakan yg dilakukan oleh partai komunis Indonesia terhadap pemerintahan yang sah dan untuk merubah Ideologi Pancasila menjadi Paham Komunis yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi niai-nilai keagamaan dan kemanusian yg beradab.
Bupati Batola juga menyampaikan agar kita sama-sama menjaga supaya kejadian yang tragis itu jangan sampai terulang kembali dalam berbangsa dan bernegara kedepannya.
Setelah selesai acara nonton bareng diadakan kuis berhadiah pertanyaan seputaran film pemberontakan G 30 S/PKI. (Penrem 101/Ant)