DANDIM 1006/MARTAPURA MENGHADIRI RAKOR SURVEI INVESTIGASI CPCL DAN PEMETAAN DESAIN PERLUASAN SAWAH TA.2016

mtpBanjarbaru ( 14/6)  Pada Rapat Koordinasi Investigasi CPLC dan Pemetaan Desaian Perluasan Sawah tahun 2016 Dipimpin dan sekaligus di buka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Hultukultural Provinsi Kalimantan Selatan Bapak Ir.Fathurrahman di Aula Dinas Pertanian TPH Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Jenderal Sudirman No 5 Banjarbaru.

Hadir juga dalam Rapat Koordinasi tersebut   Direktorat Jenderal Perluasan dan Perlindungan Lahan Pertanian Kementan RI Bapak Ir.Fadhli Y. Serta Dari Fakultas Pertanian Unlam Ir.H. Syaifuddin. Ms. Sebagai Tim Pelaksana Pemetaan Desain Perluasan Sawah Provinsi Kalimantan Selatan, Kasi Ter Korem 101/ Ant Letkol lnf Arif syarifudin, Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Andi Martopo.SE, Para Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kota, Serta Para Satuan Komandan  Kodim Jajaran Rem 101/ Ant,

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Hultukultural Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan selamat datang Pak Dirjen Perluasan dan Perlindungan Lahan Pertanian Kementerian RI di Banjarmasin ini kesempatan untuk kami bertatap muka dengan bapak sebagaimana juga ikut Sertaan dalam membidangi program ini. Sebagaiman kita ketahui bahwa Pamerintah kita bertekad untuk menwujudkan Swasembada pangan alan kesejahteraan masyarakat untuk tidak mengimfor beras lagi dan.melalui berbagai kegiatan diluncurkan dibidang pertanian. Untuk itulah 2016 ini.kita fokus pada program Cetak sawah dengan target 5 tahun kedepan harapan setiap tahun terealisasi 200 ribu hektar. Surve Investigasi merupakan syarat rutin dengan perencanaan baik lahan yang sudah klir maupun yang kondisi siap tanaman sehingga cetak dan tanam sawah tersebut terealisasi.

Dari Dirjen perluasan dan Perlindungan Lahan Pertanian Kementerian RI mengatakan kegiatan cetak sawah ini juga akan berbeda dengan kementerian pertanian lainnya karena kegiatan ini menambah yang belum ada harus ada akurat dan mempunyai yang akan dikerjakan agak lama sesuai alokasi dan.kondisi dilapangan, juga melibatkan  banyak unsur dan kegiatan ini cukup Konplentatip. Dalam Kegiatan Surve Investigasi CPCL Pemetaan Disain perluasan sawah kita harus menyusun bahan dokumentasi terlebih dahulu terencana dan akurat sehingga lahan yang akan di disain dipastikan dulu kelengkapannya. Dan beliau mengatakan pula ada beberapa bagian dasar yang terpenting harus di pedomani diantaranya Kepastian Kawasan tidak bermasalah dengan KSDA, HTI  dan perlunya Inventarisasi kawasan, Operly Peta baik BTN, kawasan Konservatif dan Surve Hidrologi, semua ini harus kita sikapi secara benar dan baik. Tentunya pada Tim Pelaksana Pemetaan Desain Perluasan Sawah sudah ada gambaran dan SID yang sudah ada direncanakan segera di merealisasikan tanam sawah ungkap beliau.

Sementara itu juga Tim Surve Investigasi Dan DESAIN ( SIDJ Fakultas Tehnik Unlam banjarbaru mengatakan Masa Kontrak kerjasama.  kita tanggal 5.     April  sampai dengan 3 Juli 2016. Itu artinya bahwa lahan yang sudah dikerjakan dan produktif pengembanganmya agar segera percepat. Tim SID Juga menambahkan  bahwa pengurangan dan potongan Maslah cetak sawah di beberapa Kab Kota sudah terealisasikan dan pertimbangkan,

Khusus daerah Kabupaten Banjar Sendiri Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Andi Martopo.SE, Mengatakan Pagu semula 500 ha dan pengerjaan tahap pertama 300 ha terealisasi sisa 200 ha, namun dipengerjaan tahap pertama sesuai SIDnya  baru 141 sudah dan belum sepenuhnya 159 di karenakan faktor kondisi alam dan SID belum selesai. Padahal ungkap dandim martapura di sisa 159 ha itu sudah Lama kita berikan pengalihan Plototing Disain perluasan sawah ke Tim SID tiga Kecamatan kok belum selesai ada apa,,,ini yang membuat kita terkendala untuk menyelesaikan permasalahan di sisa pagu yang ada.

Hal ini juga di benarkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kab Banjar yang di sampaikan kepala bidang Prastan distanak Kab Banjar Ibu Ranuwati Rosayulinda SP.MP bahwa SID yang telah di buat akan menyetujui kegiatan kontrak di 300 ha baru 141 dan yang belum kekurangannya 159 ha, kita sudah Alihkan Ke Kecamatan Karang Intan  di Empat Desa Yaitu Mali- mali, Sungai Arfat, Loktangga, Jinggah Abang dan Kecamatan Sungai Tabuk Desa Tajau Landung, Serta Kecamatan Martapura Kota di Desa Sungai Panggang. Dan akan kita Fokuskan di tahun 2016 ini.

Dalam hasil ini ditanggapi oleh Dirjen perluasan dan Perlindungan Lahan Pertanian Kementerian RI, bahwa dalam Rapat Koordinasi Investigasi CPCL Dan Pemetaan Desain Perluasan Sawah Ta 2016 yang sudah memutuskan hasil pencapaian kesepakatan bersama dengan para Kepala Dinas Pertanian Kab Kota dan Para Dandim komandan satuan wilayah yaitu memuat kesepakatan  adanya pemotongan sisa lahan yang belum kontrak di masing,- masing wilayah Kab/ Kota, penyelesaian Kesepakatan kontrak baru kepada Tim SID yang wilayahnya masih ada sisa lahan pagu yang belum di garap juga akan dievaluasi kemudian akan disarankan wilayahnya yang ada potongan pengunaan lahan cetak sawah ke Kementerian Pertanian pada program Tahun depan.Penrem 101/Ant)