Danrem tinjau cetak sawah

Dengan intensitas tingginya curah hujan mengakibatkan di beberapa wilayah Kalimantan Selatan terendam luapan air sungai. Laporan dari Dandim 1003/Kandangan Letkol Inf Rudy Namsyah bahwa untuk cetak sawah di wilayah Kodim 1003/Kandangan belum bisa dekerjakan, atas dasar laporan tersebut Danrem 101/Antasari Kolonel Kav Yanuar Adil, dihari liburnya Sabtu (9/4) menyempatkan untuk meninjau lokasi pencetakan sawah yang merupakan program kerja sama pihak TNI AD dengan Kementerian Pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

            Desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang Kandangan yang merupakan lokasi cetak sawah wilayah Kodim 1003/Kandangan seluas 200 hektare semenjak musim penghujan tergenang air, dimana genangan air tersebut merupakan luapan dari sungai Negara, sejauh kurang lebih tiga kilometer dari Desa Kayu Abang dengan menggunakan LCR Danrem 101/Antasari didamdingi Dandim 1003/Kdg dan Kasiter Korem 101/Antasari menijau lokasi cetak sawah yang belum bisa dikerjakan, yang pada kenyataan dilapangan lokasi tersebut masih tergenang air dengan kedalaman kurang lebih dua meter, hal tersebut yang menjadi kendala pengerjaan cetak sawah, bahkan sebelumnya alat berat sudah masuk ke lokasi tersebut namun dengan kondisi menuju lokasi yang terendam air, alat berat tersebut tidak bisa masuk ke lokasi cetak sawah. Dalam percetakan lahan sawah tersebut sebelumnya juga telah dilakukan pengecekan atau survei.

            Yadi, salah seorang warga kelompok tani Desa Kayu Abang dalam kutipannya mengatakan “sangat mengharapkan dengan penambahan lahan sawah tersebut, Dia mengharapkan lahan sawah tersebut dapat segera terwujud dan mengharapkan kepada pemerintah daerah agar badan jalan di areal persawahan Desa Kayu Abang untuk ditinggikan, dimaksud jalan tersebut sebagai sarana transportasi hasil panen, karena selama ini apabila petai membawa hasil panennya masih menggunakan perahu tempel (Ketinting) yang minim dengan muatan (hanya dapat membawa dua karung gabah). Adapun hama yang selalu menyerang persawahan apabila padi mulai menguning adalah burung pipit yang jumlahnya sangat banyak”. ujarnya.(Penrem 101/Ant)DSC_1443