Kodim 1022/Tnb Rakor Upsus Swasembada Pangan Bersama Pemda

( BATULICIN ),- Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjalin kerjasama dengan TNI angkatan Darat khususnya prajurit yang bertugas pada Komando Distrik Militer (KODIM) 1022/Tnb untuk mendukung Program Swasembada Pangan Nasional hingga tiga tahun ke depan. Kerjasama ini ditindak lanjuti dengan menggelar pertemuan bertajuk Rapat Koordinasi Dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan Upaya Khusus (UPSUS) Rabu (18/3) di Gedung Mahligai Kapet Jl.Transmigrasi Plajau Batulicin.
Bupati Tanah Bumbu yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Drs.Said Akhmad MM, yang didampingi Dandim 1022/Tnb Letkol Inf.Mustakim dan Kadistanakan dalam arahannya mengatakan “Selama lima tahun mendatang, kebutuhan padi (beras) dan pangan lainnya (Jagung dan kedelai) akan terus meningkat seiring dengan proyeksi laju pertambahan penduduk. Tetapi pencapaian produksi pangan ke depan akan semakin sulit karena pertumbuhan jumlah penduduk masih lebih dari pertumbuhan produksi pangan”.
Sekda yang memberikan arahan dihadapan para kepala SKPD, kepala UPT Dinas Pertanian, Babinsa Se-Kabupaten Tanah Bumbu, para penyuluh dan pengawas pertanian menambahkan, “Untuk menjaga Ketahanan Pangan Nasional pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah mencanangkan pencapaian swasembada Padi,Jagung dan Kedelai dalam 3 Tahun (2015 – 2017) dengan berbagai program dan kebijakan, salah satunya adalah upaya khusus (UPSUS) peningkatan produksi pangan sebagai prasyarat penting ketahanan pangan nasional.
Menurut Sekda, “UPSUS merupakan penjabaran agenda prioritas kepemimpinan Presiden Ir. Joko – Jusuf Kalla dalam Nawa Cita atau 9 program prioritas dimana salah satu agendanya adalah “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi dan domestik”. Katanya.
Sementara itu Dandim 1022/Tnb dalam arahannya mengatakan, kegiatan pertanian merupakan bagian dari 9 program pokok Presiden. “Kenapa TNI dilibatkan kembali, Dandim menjelaskan pada akhir tahun 2014, seluruh jajaran TNI, Panglima, Danrem, Dandim mengadakan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD yang turut dihadiri Bapak Presiden RI Ir. Joko Widodo dan sejumlah menteri . Pada kesempatan tersebut Presiden menyampaikan agar TNI AD mendorong upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan. Indonesia mencatat dalam 10 tahun terakhir pernah berswasembada pangan dan mampu mengekspor ke luar negeri. Kondisi ini kata Dandim cukup ironis, sebab Indonesia merupakan negara agraris tapi masih menghadapi kemiskinan “.
Presiden menitik beratkan peran TNI AD secara khusus pada pundak Babinsa. “Babinsa mempunyai tanggung jawab besar dalam sentuhan teritorial memajukan kesejahteraan rakyat meskipun tanpa dukungan anggaran. TNI khususnya Babinsa juga dituntut khususnya untuk harus terlibat setiap hari di bidang pertanian. ” Babinsa harus ada dokumentasi dalam kegiatan membantu kelompok tani di lapangan”. Tegas Dandim.
Terkait dukungan bagi Swasembada pangan ini, TNI AD memiliki target, pada bulan April mendatang akan dilakukan apel Dansat dan Kodim harus melaporkan keberhasilan yang dicapai dalam 1 triwulan. Untuk ini, Kadis Pertanian Tanaman Pangan diharapkan dapat bersinergi dengan TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan dan di tingkat lapangan, Kepala UPT Dinas memberikan data yang diperlukan “. Kata Dandim.
Dandim juga menyampaikan bahwa dukungan TNI-AD terhadap kegiatan pertanian terutama UPSUS PAJALE adalah bagian dari tugas TNI-AD, Karena prajurit tidak hanya menghadapi peperangan namun juga non peperangan. Oleh karena itu, gerakan UPSUS PAJALE yang dilaksanakan Kementerian Pertanian dan didukung TNI-AD diharapkan akan menunjukkan keberhasilan dalam pencapaian swasembada pangan.(Penrem 101/Ant)070